Prof. Dr. D.I. Ansusa Putra Jadi Narasumber, Bahas Peran Niat dalam Profesi Dokter Perspektif Dokter Insan Kamil

Berita 2 menit baca 36 kali dilihat
Prof. Dr. D.I. Ansusa Putra Jadi Narasumber, Bahas Peran Niat dalam Profesi Dokter Perspektif Dokter Insan Kamil

Prof. Dr. D.I. Ansusa Putra, Lc., M.A.Hum., menjadi narasumber dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Program Studi Pulmonologi dan Respirasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Jambi, pada Jumat, 16 Oktober 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan mengangkat tema “Peran Niat dalam Profesi Dokter Perspektif Dokter Insan Kamil.”

Dalam kegiatan tersebut, pembahasan mengenai niat menjadi salah satu aspek penting dalam memahami profesi dokter, tidak hanya sebagai bentuk pengabdian profesional di bidang kesehatan, tetapi juga sebagai tanggung jawab moral dan spiritual. Niat yang benar menjadi landasan bagi seorang dokter dalam menjalankan tugasnya dengan penuh keikhlasan, integritas, serta kepedulian terhadap pasien.

Perspektif Dokter Insan Kamil menekankan pentingnya keseimbangan antara kompetensi keilmuan, kematangan spiritual, dan akhlak mulia dalam praktik kedokteran. Seorang dokter tidak hanya dituntut memiliki kemampuan profesional dalam mendiagnosis dan menangani penyakit, tetapi juga perlu menempatkan nilai-nilai kemanusiaan sebagai bagian integral dari pelayanan kesehatan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat memperluas wawasan mengenai pentingnya membangun niat yang lurus dalam menjalankan profesi dokter. Dengan demikian, praktik kedokteran tidak hanya berorientasi pada pencapaian profesional, tetapi juga menjadi bentuk pengabdian yang memberikan manfaat bagi sesama.

Keterlibatan Prof. Dr. D.I. Ansusa Putra dalam kegiatan ini turut menjadi ruang berbagi pengetahuan lintas disiplin, khususnya dalam menghubungkan perspektif keislaman dengan pengembangan profesionalisme tenaga medis. Kolaborasi keilmuan semacam ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman bahwa nilai spiritual, etika, dan kemanusiaan memiliki peran penting dalam membentuk tenaga medis yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kemaslahatan.

Bagikan:

Sukma Sari Dewi Chan

Lihat semua artikel →

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2026 Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama. All Rights Reserved.