Pimpinan dan Mahasiswa FUSA Ikuti Kuliah Umum Bersama Menteri HAM RI Natalius Pigai

Berita 2 menit baca 14 kali dilihat
Pimpinan dan Mahasiswa FUSA Ikuti Kuliah Umum Bersama Menteri HAM RI Natalius Pigai

Jajaran pimpinan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi bersama mahasiswa semester I mengikuti kegiatan kuliah umum yang diselenggarakan di Auditorium Prof. Dr. H.M. Chatib Quzwain UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini menghadirkan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia, Natalius Pigai, S.IP.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Dekan FUSA, Dr. H. Zikwan, M.Ag., Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, Wakil Dekan III, Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU), para Ketua dan Sekretaris Program Studi (Kaprodi dan Sekprodi), Gugus Jaminan Mutu (GJM), serta mahasiswa FUSA semester I.

Keikutsertaan jajaran pimpinan dan mahasiswa FUSA menjadi bentuk partisipasi aktif sivitas akademika dalam kegiatan akademik yang memperluas wawasan mengenai isu-isu strategis nasional, khususnya hak asasi manusia. Kuliah umum ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Bagi mahasiswa FUSA, pemahaman tentang HAM memiliki relevansi dengan kajian keislaman, pemikiran keagamaan, dan kehidupan sosial. Nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, serta penghormatan terhadap martabat setiap individu merupakan aspek penting dalam membangun masyarakat yang harmonis, inklusif, dan berkeadaban.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan pola pikir kritis, meningkatkan kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan, serta memperluas perspektif dalam melihat berbagai dinamika sosial dan kebangsaan. Pengalaman mengikuti kuliah umum bersama pejabat tingkat nasional juga menjadi bagian dari penguatan wawasan akademik di luar ruang perkuliahan.

Partisipasi FUSA dalam kegiatan ini sejalan dengan upaya memperkuat budaya akademik dan membentuk mahasiswa yang berilmu, berakhlak, serta memiliki kepekaan sosial. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pengabdian kepada masyarakat.

Bagikan:

Sukma Sari Dewi Chan

Lihat semua artikel →

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2026 Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama. All Rights Reserved.