Kaprodi IAT FUSA UIN Jambi Jadi Narasumber Visiting Lecture di UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Fakultas Ushuluddin UIN Sultan Syarif Kasim (SUSKA) Riau menyelenggarakan kegiatan Visiting Lecture yang menghadirkan Ahmad Mustaniruddin, M.Ag. sebagai narasumber. Kegiatan akademik ini menjadi bagian dari upaya penguatan jejaring keilmuan dan pertukaran gagasan antarperguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia. Kegiatan Ini berlangsung pada Hari Selasa 15 Juni 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Mustaniruddin, M.Ag. menyampaikan materi bertajuk “Hegemoni Patriarkal dalam Tafsir Tarjuman al-Mustafid Karya Abd al-Ra’uf al-Singkili: Kajian Kritis atas Wacana Gender dalam Tafsir Nusantara Abad ke-17.” Tema ini mengangkat diskursus penting mengenai relasi gender dalam khazanah tafsir Nusantara serta bagaimana konstruksi sosial dan budaya pada masanya turut memengaruhi penafsiran terhadap ayat-ayat Al-Qur’an.
Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa Tarjuman al-Mustafid sebagai salah satu karya tafsir paling berpengaruh di Nusantara memiliki nilai historis dan intelektual yang sangat penting. Namun demikian, melalui pendekatan kritis terhadap wacana gender, terdapat sejumlah penafsiran yang menunjukkan adanya pengaruh kuat budaya patriarkal yang berkembang pada abad ke-17. Kajian ini bertujuan untuk membaca kembali warisan intelektual Islam secara lebih kontekstual tanpa mengurangi penghormatan terhadap kontribusi para ulama terdahulu.
Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya pendekatan kritis dan akademis dalam mengkaji literatur klasik Islam. Menurutnya, tafsir merupakan produk intelektual yang tidak lahir dalam ruang hampa, melainkan dipengaruhi oleh kondisi sosial, budaya, politik, dan konstruksi pemikiran yang berkembang pada zamannya. Oleh karena itu, kajian terhadap tafsir klasik perlu terus dilakukan agar tetap relevan dalam menjawab berbagai persoalan kontemporer, termasuk isu kesetaraan gender.
Kegiatan Visiting Lecture berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari para dosen dan mahasiswa yang hadir. Berbagai pertanyaan dan tanggapan muncul dalam sesi diskusi, menunjukkan tingginya minat akademik terhadap kajian tafsir Nusantara dan studi gender dalam perspektif Islam.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin pertukaran pengetahuan dan penguatan budaya akademik antara Fakultas Ushuluddin UIN SUSKA Riau dan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Jambi. Selain itu, forum ilmiah seperti Visiting Lecture juga menjadi sarana strategis dalam mendorong pengembangan kajian keislaman yang kritis, moderat, dan relevan dengan dinamika masyarakat modern.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen kedua institusi dalam memperkuat kolaborasi akademik serta meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program keilmuan yang berkelanjutan.