FUSA Academy Bahas Dialektika Islam dan Budaya Lokal dalam Tradisi Tadut Masyarakat Pasemah Bengkulu Selatan

FUSA Akademi, Kegiatan Mahasiswa 2 menit baca 13 kali dilihat
FUSA Academy  Bahas Dialektika Islam dan Budaya Lokal dalam Tradisi Tadut Masyarakat Pasemah Bengkulu Selatan

Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali menyelenggarakan kegiatan FUSA Academy #7 kolaborasi dengan LP2M UIN Jambi melalui webinar akademik pada Kamis, 29 Oktober 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Dialektika Islam dan Budaya Lokal dalam Tradisi Tadut Masyarakat Pasemah Bengkulu Selatan: Kajian Filsafat Kebudayaan.”

Webinar ini menghadirkan Elvira Purnamasari, M.Ag., dosen Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, sebagai pemateri. Diskusi dipandu oleh Nurhasanah, S.Ag., M.Hum., dosen Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, selaku moderator.

Melalui tema tersebut, kegiatan FUSA Academy #7 mengajak peserta untuk memahami hubungan antara nilai-nilai Islam dan kebudayaan lokal yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya dalam tradisi Tadut masyarakat Pasemah, Bengkulu Selatan. Tradisi lokal menjadi ruang yang menarik untuk mengkaji bagaimana nilai-nilai keislaman berinteraksi dengan identitas budaya, praktik sosial, serta pandangan hidup masyarakat.

Ditinjau dari perspektif filsafat kebudayaan, pembahasan ini juga membuka ruang refleksi mengenai makna, nilai, dan fungsi tradisi dalam kehidupan masyarakat. Dialektika Islam dan budaya lokal tidak hanya penting untuk memahami kekayaan khazanah budaya Nusantara, tetapi juga untuk melihat bagaimana nilai-nilai agama dapat berdialog dengan kearifan lokal secara kritis dan konstruktif.

Penyelenggaraan webinar ini merupakan bagian dari upaya FUSA Academy dalam memperkuat wawasan akademik mahasiswa, memperluas perspektif keilmuan, serta mendorong diskusi kritis mengenai hubungan agama, filsafat, dan kebudayaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang pertukaran gagasan antara akademisi dalam mengkaji fenomena keagamaan dan kebudayaan yang tumbuh di tengah masyarakat.

Melalui FUSA Academy, FUSA UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi terus berupaya menghadirkan kegiatan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan kajian keislaman dan realitas sosial budaya Indonesia. Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman peserta terhadap pentingnya dialog antara Islam dan budaya lokal sebagai bagian dari kekayaan intelektual dan kebudayaan bangsa.

Bagikan:

Sukma Sari Dewi Chan

Lihat semua artikel →

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2026 Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama. All Rights Reserved.