Dekan FUSA H.Zikwan Hadiri PHBI Isra’ Mi’raj UIN STS Jambi, Ingatkan pentingnya Spiritualitas

Berita 3 menit baca 34 kali dilihat
Dekan FUSA H.Zikwan Hadiri PHBI Isra’ Mi’raj UIN STS Jambi, Ingatkan pentingnya Spiritualitas

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Dr.H. Zikwan, M.Ag hadir dalam peringatan perayaan Hari Besar Islam peringatan Isra’ Mi’raj Nabi besar Muhammad SAW 1446 H diselenggarkan oleh Universitas Islam (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi pada selasa (4/2/2025) bertempat di Masjid Ash Shahabah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Dalam kesempatan ini, Dekan FUSA H,Zikwan menyampaikan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW merupakan momentum penting untuk memperkuat spiritualitas dan meningkatkan kualitas keimanan.

“Isra’ Mi’raj mengingatkan kita akan pentingnya spiritualitas  dan koneksi dengan Allah SWT.” Kata Dekan FUSA H,Zikwan

Dekan H. Zikwan juga menekan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj harus dijadikan sebagai momentum untuk memperbaiki  amal shaleh sesuai dengan sambutan rektor perjalanan napak tilas isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW yang merupakan keberhasilan membangun ketauhidan sebagai hamba kepada sang kholik dengan melaksanakn sholat yang menjadi kewajiban umat islam.

“ kita harus memanfatkan momentum ini untuk memperbaiki diri, meningkatkan amal shaleh, dan memperkuat ukhwah islamiyah.” Katanya.

Sebelumnya dalam sambutan rektor Prof. Kasful Anwar menegaskan pentingnya memahami perjalanan Isra’ Mikraj sebagai bagian dari keimanan. “Kita ingin melihat tapak tilas Rasulullah saat Isra’ Mikraj. Rasulullah menerima perintah shalat langsung dari Allah, sedangkan perintah lain melalui Malaikat Jibril. Ini menunjukkan bahwa shalat adalah penting dan tiang agama,” ujarnya.

Beliau juga mengapresiasi perawatan Masjid As-Shahabah yang semakin baik. “Mari kita kembangkan jiwa sosial untuk membuat masjid lebih nyaman dan indah. Kita ingin masjid selalu penuh dengan bacaan Al-Qur’an dan kajian keislaman, terutama dengan adanya mahasiswa Ma’had,” tambahnya.

Rektor juga menyampaikan kabar gembira mengenai prestasi UIN STS Jambi dalam pelayanan disabilitas. “Alhamdulillah, kita mendapat peringkat sebagai 10 kampus terbaik di Indonesia dalam pelayanan disabilitas. UIN Jambi juga membuka peluang beasiswa bagi mahasiswa disabilitas,” ungkapnya.

Peringatan Isra’ Mikraj ini menghadirkan Ustaz Abdul Latif, M.Ag sebagai penceramah. Ia menjelaskan makna “Subhanallah” yang berarti keagungan Allah. “Silaturahmi adalah ibadah luar biasa. Dalam perjalanan Isra’ Mikraj, Rasulullah tidak melakukan persiapan karena ini adalah kehendak Allah. Jika Allah berkehendak, tidak ada yang bisa menghalangi,” paparnya.

Ia juga menekankan ciri-ciri hamba Allah yang saleh. “Mereka senang bertaubat, selalu beristighfar, bangun malam untuk shalat, memaafkan orang lain, dan gemar berbuat baik,” tuturnya.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Abdul Latif mengutip pesan ulama tentang pentingnya menjaga shalat. “Jaga shalat agar bisa masuk surga tanpa hisab. Jangan menjadi orang yang terlalu mencintai dunia, enggan berzakat dan bersedekah. Mereka lebih materialistik, hedonistik, dan individualistik,” katanya.

Ia juga mengungkapkan kebahagiaannya melihat mahasiswa tahfiz di UIN Jambi. “Saya senang di UIN Jambi ada mahasiswa tahfiz. Mereka adalah investasi masa depan bagi orang tua dan umat Islam,” pungkasnya.

Pringatan isra’ Mi’raj yang digelarkan oleh Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi berlangsung Khidmad dihadiri oleh semua pejabat, dosen dan tenaga kependidikan FUSA UIN STS Jambi.

 

Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2026 Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama. All Rights Reserved. UTIPD 2026.