Seminar Internasional Bahas Kerja Sama Akademik Sudan–Indonesia, FUSA UIN STS Jambi Ambil Peran Strategis
Jambi – Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi turut berperan aktif dalam Seminar Internasional bertajuk “Kerjasama Akademik dalam Dunia Islam: Peluang dan Tantangan antara Sudan dan Indonesia” pada hari Selasa, 23 Juni 2026 yang menghadirkan akademisi dari Sudan.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Dekan I FUSA UIN STS Jambi, Prof. Dr. D.I Ansusa Putra, Lc., M.A.Hum., tampil sebagai pembicara kedua. Pada pemaparannya, beliau menjelaskan pentingnya penguatan kerja sama akademik antara Indonesia dan Sudan sebagai bagian dari pengembangan pendidikan tinggi Islam yang adaptif terhadap tantangan global.
Menurut Prof. Ansusa Putra, hubungan akademik kedua negara memiliki potensi besar dalam bidang pertukaran mahasiswa dan dosen, kolaborasi penelitian, publikasi ilmiah internasional, serta pengembangan kajian keislaman yang relevan dengan kebutuhan masyarakat kontemporer. Ia juga menekankan bahwa tantangan seperti perbedaan sistem pendidikan, dinamika sosial-politik, serta perkembangan teknologi harus dijadikan peluang untuk memperkuat sinergi dan inovasi akademik.
Seminar internasional ini berlangsung dengan suasana yang interaktif dan penuh antusiasme. Jalannya diskusi dipandu oleh Wakil Dekan III FUSA UIN STS Jambi, Dr. H. Izzat Muhammad Daud, Lc., M.A., yang bertindak sebagai moderator. Dengan kepiawaiannya dalam memandu forum, sesi diskusi berjalan dinamis dan memberikan ruang dialog yang konstruktif antara narasumber dan peserta.
Sementara itu, Dekan FUSA UIN STS Jambi, Dr. H. Zikwan, M.Ag., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya seminar internasional tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperluas jaringan kerja sama akademik internasional sekaligus memperkuat posisi perguruan tinggi Islam Indonesia di tingkat global.
Melalui seminar internasional ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang lebih erat antara akademisi Indonesia dan Sudan dalam berbagai bidang, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan Islam, serta penguatan hubungan persaudaraan antarbangsa dalam dunia Islam.