Prof. H. Kasful Anwar : UIN Kehilangan Sosok Seperti Rektor Prof.As’ad Isma

Prof. Dr. H. Kasful Anwar.Us, M.Pd Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi mengatakan UIN kehilangan sosok rektor seperti Prof.As’ad Isma dan turut berduka  atas berpulang kerahmatullah Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Prof.Dr.As’ad Isma, M.Pd , sabtu (28/09/2024) sekitar Pukul. 14.00 WIB di RS. Umum Raden Mathaher Jambi setelah menjalani perawatan di ruang ICU.

Prof. Kasful anwar.Us, M.Pd sekaligus sebagai Ketua MUI Kota Jambi  mengajak semua Civitas Akademika FUSA, dan keluarga besar UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dan Masyarakat   untuk mendoakan almarhum agar diampuni segala dosa, diterima semua amal ibadahnya dan juga semua keluarga dan kita yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan dalam mengahadapi ujian yang amat berat ini.

Lanjutnya, Almarhum adalah sosok humanis dalam kepemimpinannya, sebagai rektor almarhum gigih dalam membangun kampus, almarhum bergaul dengan semua kalangan dan elemen masyarakat tanpa memandang ras, suku dan agama dan bahkan perbedaan usiapun baginya tidak menjadi peroalan karena almarhum sadar akan penting menjalin silaturrahim. almarhum orang baik selalu membantu sesama.

Selaku sahabat dekat almarhum dari kuliah, berorganisasi sampai dalam membantu almarhum memaju UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, almarhum selalu mengajak diskusi  sambil duduk santai terkadang terkesan tidak serius tapi didalamnya banyak sekali poin-poin penting yang diambil dalam mengembang UIN STS Jambi ini dan memajukan masyarakat Jambi.

Menurut Prof.Kasful sebagai Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama FUSA) dan kita semua di UIN STS Jambi ini banyak sekali yang telah kita rasakan  keberhasilan almarhum memimpin UIN STS Jambi dalam kurun waktu 9 bulan semenjak beliau dilantik sebagai rektor pada 28 Desember 2023  dalam melanjut cita-cita rektor sebelumnya, keberhasilan kepemimpinannya diantaranya, 9 prodi sudah terakreditasi unggul, penataaan tata kelola kampus baik layanan akademik maupun lingkungan sudah kelihatan  tertata dengan bersih dan rapi, pengembangan pusat bisnis berdirinya Sutha food courd dan renovasi asrama mahasiswa  ma’ahad Al jami’ah, membangun  kerjasma dengan berbagai lintas  baik dalam maupun luar negeri  dan program keberlanjutan untuk melahirkan Fakultas Kedokteran UIN Sulthan Thah Saifuddin Jambi yang telah digagas oleh rektor sebelumnya Prof.Su’aidi mejadi periortas almarhum agar terwujud. Tentu semua ini apa  yang ditinggalkan oleh almarhum tetap menjadi tugas kita semua untuk melanjutkannya dalam membangun kampus reservasi kebaikan dan keunggulan.

Sosok almarhum sebagai akademisi, aktivis dan tokoh masyarakat Jambi selalu menjadi pertimbangan dalam mengambil keputusan bagi semua kalangan baik itu  legeslatif, eksikutif maupun yudikatif selalu minta saran dan pendapat kepada almarhum dalam mengambil kebijakan di negeri ini.

Prof.Kaspul mengajak semua pihak mengenang jasa-jasa beliau dan mengajak semua bersama memajukan UIN Sulthan Thaha Saifuddin atas apa menjadi cita-cita beliau ingin menjadi kampus reservasi kebaikan menuju keunggulan.

Almarhum di kebumikan di Taman Makam Pahlawan sastria Bhakti Jambi, ini bentuk penghormatan Pemerintah Daerah Jambi atas Jasa dan didikasi Almarhum terhadap Provinsi Jambi khusus sebagai tokoh pendidikan.