FUSA UIN STS Jambi Perkaya Khazanah Keilmuan melalui Visiting Lecturer Bersama Azhari Andi, Ph.D.
Jambi – Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi kembali menyelenggarakan kegiatan Visiting Lecturer sebagai bagian dari upaya memperkuat atmosfer akademik dan memperluas wawasan keilmuan sivitas akademika.
Pada kesempatan tersebut, Azhari Andi, Ph.D., dosen UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, hadir sebagai narasumber dengan mengangkat tema “Melampaui Sekat Mazhab: Majma’ al-Bayan Karya Al-Tabrisi dan Harmoni dalam Keberagaman Tafsir.”
Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN STS Jambi, Dr. H. Zikwan, M.Ag., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan Visiting Lecturer tersebut. Menurutnya, kehadiran akademisi dari perguruan tinggi lain merupakan bagian penting dalam memperkuat budaya akademik sekaligus membuka ruang kolaborasi keilmuan yang lebih luas.
“Kegiatan seperti ini menjadi wadah yang sangat baik bagi dosen dan mahasiswa untuk memperkaya perspektif, bertukar gagasan, serta memperluas jejaring akademik. Kami berharap Visiting Lecturer dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan keilmuan di FUSA,” ujar Dekan.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Munaqasyah Lantai I, Gedung FUSA UIN STS Jambi, ini dihadiri oleh para dosen dan mahasiswa yang antusias mengikuti pemaparan materi serta diskusi ilmiah mengenai dinamika kajian tafsir Al-Qur’an.
Dalam pemaparannya, Azhari Andi, Ph.D., menjelaskan bahwa keberagaman dalam penafsiran Al-Qur’an merupakan bagian dari kekayaan intelektual Islam yang perlu dipahami secara proporsional. Melalui pembahasan kitab Majma’ al-Bayan karya Al-Tabrisi, peserta diajak melihat bagaimana sebuah karya tafsir mampu menghadirkan dialog ilmiah yang melampaui batas-batas mazhab dengan mengedepankan argumentasi, sikap ilmiah, dan penghormatan terhadap perbedaan.
Diharapkan, kegiatan semacam ini mampu mendorong lahirnya budaya akademik yang inklusif, kritis, dan kolaboratif, sekaligus memperkuat posisi FUSA UIN STS Jambi sebagai pusat pengembangan studi keislaman yang responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan tantangan zaman.