Dema FUSA Bekali Mahasiswa dengan Wawasan Entreprenuarship Melalui Seminar Internasional, Hadirkan Habib Alwi Assegap

Berita 2 menit baca 30 kali dilihat
Dema FUSA  Bekali Mahasiswa dengan Wawasan Entreprenuarship Melalui Seminar Internasional, Hadirkan Habib Alwi Assegap

Fusa online : Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) UIN sulthan Thaha Saifuddin jambi gelar kegiatan seminar internasional (Talkshow Inspiratif dengan tema “ entreprenuarship dan motivasi( gn Z dengan menjaga keitiqomahan di era naik turunnya keimanan” bertempat Auditorium Chatib quzwain UIN STS Jambi, Selasa (30/0/2025)

Seminar ini bertujuan menumbuhkan jiwa kreatif dan onovatif dalam entreprenuarship menuju generasi muda wirausahawan, sebagai narasumber kegiatan hadir para pakar dan praktisi diantaranya Dr, Masiyan, M.Ag, Dosen FUSA UIN STS Jambi, Aisyah dari Universitas Assofa Malaysia dan Guest star  Habib Alwi Assegap dari Jakarta

Ketua Dema FUSA Dimas dalam sambutannya generasi gen Z saat ini sudah sepantas menjadi generasi yang mandiri dalam usaha bisnis sehingga menjadi generasi yang produktif, maka melalui kegiatan seminar internasiuonal bertujuan untuk membekali mahassiwa dengan wawasan entreprnuarship langsung dari pakar dan praktisi

Ia menambahkan seorang pengusaha tidak hanya mempunyai visi misi bisnis yang kuat, tetapi memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan teknologi dan sosial. Ia meibaratkan bisnis itu seperti iman terkadang naik terkadangf turun.

Di hadapan  mahasiswa yang hadir Wakil Dekan I FUSA  Prof. Dr. D.I Ansusa Putra, Lc, MA, Hum dalam sambutannya mengaprsiasi terlaksananya kegiatan seminar internasional yang prakarsai oleh DEMA FUSA dan mampu mengahdir para pakar dan praktisi baik nasional maupun Internasional.

Ia mengahrap kegiatan berdampak positif terhadap para mahasiswa yang akan memulai dan menjalani bisnis untuk menjadi pengusaha muda

Proses transisi digitalisasi menuju kecerdasan buatan masih menjadi pemberlakuan ditengah kehidupan masyarakat kita sekarang

Sabagai contoh banyak inovasi  aplikasi digital yamg mampu memberi layanan publik agar lebih efesien

Inovasi seperti ini dapat terjadi karena ada pola pikir yang membangun kebiasaan seseorang untuk memberanikan diri keluar dari zona nyaman dan sistem monoton. Disebut pola pikir kewirausahaan entrepreneurial mindset, pola pikir ini membantu pengusaha muda menjadi pribadi yang menerima kegagalan dan ketidakpastian sebagai bagian dari pembelajaran dan kesempatan meraih kesuksesan.

Dalam memulai usaha, seseorang harus memiliki rencana produk atau jasa wirausaha yang matang, maka langkah selanjutnya adalah berani memulai.

Semua usaha dapat dimulai dari suatu kesederhanaan. “Pengusaha muda bisa mulai dulu dari hal-hal kecil. Misalnya posting dulu produk di Instagram, tawarin juga ke teman-teman di sekitarmu, bikin logonya, bangun brand-nya, mulai dulu mencari relasinya,” tambahnya.

Jika tidak berani mencoba dan memulai usaha, maka anak muda yang sebenarnya punya kemampuan berwirausaha tidak akan merasakan caranya berjualan atau berusaha

Tidak hanya para mahasiswa yang hadir dala kegiatan tersebut para dosen, karyawan juga ikut menyukseskan kegitan seminar internasional tersebut.

 

Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2026 Fakultas Ushuluddin & Studi Agama. All Rights Reserved. UTIPD 2026.