Sejarah Singkat

Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi merupakan salah satu Fakultas pada IAIN STS Jambi, yang merupakan embrio lahirnya perguruan tinggi Islam pertama di Jambi ini, berdirinya IAIN merupakan dorongan semangat masyarakat Jambi untuk memiliki perguruan tinggi Islam di wilayah ini. Semangat ini didukung penuh oleh keberadaan organisasi besar di Jambi yaitu, NU dan Muhammadiyah.

Fakultas Ushuluddin dan Tarbiyah dilahirkan oleh lembaga al-Maarif NU kemudian ditransfer menjadi Yayasan perguruan tinggi al-Maarif, sesuai dengan dinamika politik dan semangat kompetisi pada saat itu

Sesuai dengan piagam yang ditandatangani oleh Menteri Agama RI, Prof. K. H. Saifuddin Zuhri, tanggal 8 September 1976. Menteri Agama RI telah menerima dengan resmi penyerahan Fakultas Ushuluddin dan  Fakultas Tarbiyah Yayasan Perguruan Tinggi Ma’arif Jambi dari ketua persiapan Pembukaan Institut Agama Islam al-Jamiah di Jambi, H. Abdul Manaf selaku pejabat Gubernur Propinsi Jambi yang pada hari yang sama dinyatakan penegerian Fakultas Ushuluddin dan Tarbiyah menjadi Fakultas Ushuluddin dan Tarbiyah dari Instutut Agama Islam Negeri al-Jamiah al-Islamiyah al-Hukumiyah.

Sejak awal berdirinya pada tahun 1967, hingga kini Fakultas Ushuluddin telah memantapkan eksistensinya sebagai  salah satu fakultas pada IAIN STS Jambi yang memegang peranan penting dalam pengembangan IAIN STS Jambi.

Hal ini tergambar dari dekan pertama yang memimpin fakuktas ini adalah KH. A. Qadir Ibrahim salah seorang ulama besar yang berkaliber nasional yang pernah ada dalam sejarah Islam Jambi. Sementara itu terdapat juga Prof. DR. H.M. Chatib Quzwain salah seorang Sekjen Kementerian Agama yang menjadi dekan Fakultas Ushuuddin periode 1973-1977, Uashuludiin juga juga pernah mempunyai dekan dari salah salah satu pendiri IAIN ini yaitu Drs. Z. Azuan, salah satu ulama intelektual di Jambi.

Pada saat ini fakultas ini dipimpin Dr. S. Sagap, M.Ag yang memperoleh gelar magister dan Doktor dari University Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta (salah satu Universitas terbaik perguruan tinggi Islam di Indonesia).

Sejauh ini eksistensi fakultas ushuluddin tergolong paling unik di Indonesia karena masih menggabungkan antara jurusan dakwah di dalamnya. oleh karena itu salah satu tugas mulia dari fakultas ushuluddin adalah melanjutkan tugas dakwah sosial keagamaan baik secara internal maupun eksternal. Sesuai dengan visinya saat ini faultas ushuluddin sedang berbenah melakukan ekspansi pengembangan pemisahan fakultas ushuluddin dan dakwah/ Kominakasi dan Penyiaran Islam. Dilihat dari keberadaan penyatuan kedua Prodi yang masih dalam satu fakultas ini maka sesungguhnya Core Academik Bisnis di IAIN ini berada di Fakultas tertua di salah satu fakultas tertuaa di IAIN ini.

Fakultas Ushuluddin adalah Fakultas yang ada dilingkungan IAIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi yang Membentuk sarjana muslim yang kompeten dalam ilmu-ilmu agama, menguasai ilmu pengetahuan umum, penelitian, sains, teknologi serta berakhlak mulia dan bertanggung jawab terhadap masa depan agama dan bangsa. Serta Mewujudkan sarjana muslim panutan yang mampu berkontribusi terhadap masyarakat maupun pemerintah

 

Sampai saat ini fakultas telah meluluskan sebanyak. 3500 orang alumni

 

Fakultas Ushuluddin telah banyak meluluskan para sarjana yang tersebar baik di dalam maupu diluar negeri (terutama Malaysia). Di dalam negeri tersebar di lembaga negara/pemerintah maupun swasta.

Sejauh ini lulusan fakultas ushuluddin telah menamatkan S2, S3 baik dalam maupun luar negeri, untuk luar negeri diantaranya adalah, Dr. H. Su’aidi Asy’ari, MA., Ph.D, Arfan Aziz, S.Ag, Ph.D, Khairullah Zikri, diantara alumni ini sudah berkiprah dan berkarir dalam berbagai bidang baik regional, nasional maupun internasional. Sesuai dengan perkembangan dan tuntutan perubahan yang terjadi visi fakultas Ushuluddin saat ini adalah…