Program Studi Ilmu Hadis (ILHA)

Program Studi Ilmu Hadis sebagai bagian dari pendidikan tinggi  akan berfungsi sebagai media revitalisasi tersebut, serta interkoneksi antara potensi umat, budayanya dan penyebaran (outreach); Dibutuhkan dan dikembangkan seperangkat keilmuan dasar Islam yang komprehensif serta mampu memberikan kontribusi kepada peminat ilmu hingga melahirkan mahasiswa dengan keilmuan hadis yang mumpuni, berpolafikir kritis, cerdas dan universal tentang nilai-nilai keislaman. Program Studi ini terakreditasi berdasarkan surat keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Adapun yang menjabat sebagai Ketua dan Sekretaris Program Studi adalah sebagai berikut:

Program Studi Ilmu Hadis

Jenjang S1

Gelar S.Ag.

Prospek Kerja:

  • Guru Al-Quran Hadis
  • Akademisi/ Dosen
  • Penyuluh Agama
  • Peneliti Hadis dan Sosial Keagamaan
  • Hakim Musabaqah Hifzil Hadis

Visi 

“ Menjadi Pusat Kajian Ilmu Hadist berbasis keilmuan Islam yang Inovatif dan Responsif dengan Jiwa Islamic Enterpreneurship di tahun 2022 “

Misi 

  1. Menyelenggarakan pendidikan yang unggul dalam ranah Ilmu Hadist.
  2. Mempersiapkan lulusan berkualitas yang memiliki kedalaman spritual, keluhuran moral dan kematangan profesional dalam bidang Ilmu Hadist.
  3. Mengembangkan penelitian dan pengkajian keilmuan bidang Ilmu Hadist.
  4. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat berdasarkan hasil pembelajaran dan penelitian, khususnya dalam ranah Ilmu Hadist sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup berbangsa dan bernegara.

Tujuan  :

  1. Tercapainya pendidikan yang unggul dalam ranah Ilmu Hadist.
  2. Menghasilkan lulusan yang berkualitas dan memiliki kedalaman spiritual, keluhuran moral dan kematangan profesional dalam bidang Ilmu Hadist.
  3. Menghasikan penelitian dan pengkajian keilmuan bidang Ilmu Hadist.
  4. Terselengganya pengabdian kepada masyarakat berdasarkan hasil pembelajaran dan penelitian, khususnya dalam ranah Ilmu Hadist sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup berbangsa dan bernegara.

Published by Kang Aziz